Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Friday, August 21, 2026

4 Cara Kucing Memengaruhi Mental Pemiliknya Para Cat Lovers

August 21, 2026 0


Kucing dan kesehatan mental
Pipin di dalam karton box favoritnya (foto: koleksi pribadi)


Memang bisa kucing memengaruhi mental kita sebagai manusia? Jawabnya bisa. Kucing memang bisa se-pengaruh itu ke mental kita sebagai Cat Lovers


Kalau kamu Cat Lover, selamat ya karena kita sebagai pawrents bisa merasakan manfaat psikologis dari memiliki mereka. 


Rasa tenang dan rileks setelah menghabiskan waktu bersama kucing, dari sinilah kita tahu secara langsung bagaimana anak-anak bulu dapat memengaruhi suasana hati kita.


Tahu kan kalau tingkahnya kucing itu lucu banget. Padahal posenya kalau di foto begitu-begitu aja. Tapi cuma lihat mereka duduk, menggesek tubuhnya ke kaki kita atau naik ke pangkuan lalu duduk melingkar. Kita bakal tersenyum meski sedang lelah. Ternyata menurut penelitian menunjukkan bahwa keberadaan kucing memang dapat meningkatkan kualitas hidup kita.


Awan tuh paling manja dibanding Pipin. Kalau selesai sholat lalu salam. Dia langsung menjatuhkan diri di pangkuanku. Otomatis tanganku pun mengelus-elus kepala, leher, lalu turun ke tubuhnya yang berbulu lebat. 


Dan faktanya, ternyata kucing dikenal memiliki beberapa manfaat psikologis dan sosial bagi manusia. Kucing memiliki semua cara positif bagaimana cara memengaruhi kesehatan mental kita. Mood booster banget, kan?


Baca Juga: Kamu Cat Lovers? Ini 4 Manfaat Berbicara dengan Kucing yang Bakal Didapat


Kucing dan Kesehatan Mental

Di Amerika, kucing dimasukkan ke dalam berbagai bentuk program terapi dan kegiatan kesejahteraan untuk manusia. Kucing yang sudah dilatih dan disertifikasi ditugaskan untuk memberikan kenyamanan emosional serta dukungan mental kepada manusia di rumah sakit, panti jompo, sekolah, hingga bandara.


Seperti yang ada di akun Tik Tok Cashie, Almond & Pistachio. Almond si kucing orange didatangkan ke nursing home di mana para lansia seperti yang mengidap demensia, kanker, dan lainnya mengelus-elus Almond. 


Terapi hewan peliharaan ini menghubungkan orang-orang yang menghadapi masalah kesehatan atau gangguan mental dengan hewan terlatih (didampingi pemiliknya pastinya ya). 


Tujuan interaksi antara kucing dan pasien adalah untuk membantu mengatasi tantangan tertentu, sebagai bagian dari proses perawatan formal mereka.


Lain lagi dengan Emotional Support Animal (ESA), yaitu kucing peliharaan yang ada di rumah seperti Pipin dan Awan. Mereka berdua  juga bisa memberikan dukungan mental bagi aku, pemiliknya. 


Cat Lover dan Kucing yang menjaga kesehatan mental

Pipin dan Awan bisa menjadi peredam dan menghibur aku yang tinggal sendiri dari kecemasan, depresi, atau stres. 


Udah coba browsing barangkali di Indonesia ada penerapan terapi menggunakan hewan khususnya kucing. Tapi nggak ketemu. 


Padahal hewan penurut dan terlatih misal kucing. Lalu didampingi seorang profesional psikiatri, pasien yang punya kesehatan mental akan mendapatkan manfaat dari keberadaan hewan tersebut.


Baca Juga: Cat Lover Wajib Tahu 5 Masalah Kesehatan Kucing Karena AC


Bagaimana Kucing Memengaruhi Pikiran dan Tubuh Kita

Untuk melihat hubungan antara kucing dan kesehatan mental, penting untuk melihat bagaimana pikiran dan tubuh kita bereaksi terhadap hewan peliharaan.


Berinteraksi dengan kucing memicu pelepasan hormon pada manusia seperti serotonin, dopamin, dan oksitosin. Hal yang seperti ini sering dikaitkan dengan perasaan baik dan positif. 


Peran oksitosin ini untuk mengurangi stres yang kita alami serta efek fisiologisnya seperti penurunan detak jantung dan pernapasan yang melambat.


Selain itu, kortisol, yang kadang-kadang disebut sebagai hormon stres, menurun ketika orang menghabiskan waktu dengan kucing.  


Kortisol, dibarengi dengan tekanan darah tinggi, dapat menyebabkan kolesterol tinggi dan hipertensi.


Keren kan para cat lovers. Ketika lagi membelai kucing, tiga hormon diatas tadi langsung teratasi. Judulnya bye bye stres dan selamat datang mental yang sehat. 


Jadi sekarang cuek aja kalau ada yang lihat kita ngobrol sama kucing di teras. Nggak tahu aja, kalau kita ini sebenarnya sedang menjaga kewarasan dari beratnya menjalani kehidupan. 


Hmm jadi kepikiran, kira-kira kalau mental sehat dan stres menjauh, jadi awet muda juga nggak ya?


Baca Juga: Simak 6 Manfaat Memelihara Kucing yang Harus Sahabat Tahu


Aku sih yakin kalau Cat Lovers itu bahagia, karena memang kucing punya cara sendiri dalam memengaruhi mental para pemiliknya.  Seperti: 

Manfaat Psikologis dan Sosial

Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kucing dan emosi manusia. Keuntungan memiliki teman kucing dapat dimulai sejak masa kanak-kanak dan bertahan hingga usia tua. 


Memang, di semua usia, manfaat emosionalnya sama saja. Menurut penelitian semakin kuat ikatan yang dimiliki anak-anak dengan kucing mereka, semakin mereka merasa diperhatikan, dipedulikan, dan mengurangi rasa sedih. Sama halnya dengan temuan pada orang dewasa dan lansia. Aku nih masuk, soalnya dah menjelang lansia juga kan. 

Berikut empat cara kucing memengaruhi mental manusia:

1. Persahabatan

Memiliki kucing sebagai teman memberi kamu kesempatan untuk menjalin ikatan dan membangun hubungan dengan makhluk lain. Seperti aku yang tinggal sendiri dan kadang suka mengalami kecemasan karena kesendirian ini. 


2. Peduli dalam merawat kucing 

Peduli dalam merawat kucing adalah sebuah ungkapan umum dari rasa cinta dan kasih sayang. Rasa peduli ini penting bagi manusia. 


Studi menunjukkan bahwa ketika orang tidak lagi mampu peduli merawat atau membesarkan orang lain, misal anak yang sudah punya kehidupan sendiri. Maka tingkat depresi meningkat dan kesehatan secara keseluruhan menurun. 


Nah, kehadiran kita ketika memelihara kucing menjadikan sarana bagi kebutuhan diri karena masih dapat orang merawat makhluk lain.


Baca Juga: Selembar Surat Untuk Sahabat Sejati


3. Mengurangi kecemasan 

Memelihara kucing selain memberikan keuntungan seperti suasana hati yang lebih baik, kucing juga dapat meningkatkan ketenangan dan mengurangi perasaan terasing.


Kucing menjadi sumber kesehatan mental manusia

4. Meningkatkan rasa sosialisasi 

Bagi beberapa orang, bersosialisasi bisa menjadi pengalaman yang menegangkan, yang menyebabkan naiknya tekanan darah dan detak jantung.


Biasa lah kalau ketemu orang baru kan, suka ada nge-judge gitu. Jadi wajarlah kalau deg-degan pas dinilai oleh mereka pada awal pertemuan. 


Tapi dengan adanya kucing, orang bisa berbicara dengan bebas, tanpa takut apa yang orang lain pikirkan. Alias semua uneg-uneg kamu keluar tanpa perlu ada yang tersinggung. 


Baca Juga: Bisa Nggak sih, Kita Memilih Tetangga? Masa Tetangga Gitu


Apakah Mengelus Kucing Dapat Mengurangi Stres?

Ya, membelai kucing dapat mengurangi stres. Dalam sebuah studi, mahasiswa yang menghabiskan waktu hanya 10 menit per hari untuk membelai kucing mengalami penurunan kadar kortisol, hormon yang terkait dengan stres.


Bagi orang-orang, mengelus kucing adalah cara untuk mengekspresikan kasih sayang, yang membantu memenuhi kebutuhan mereka untuk merawat. 


Tergantung pada kepribadian hewan peliharaan kamu sih sebenarnya. Kayak Pipin kucing indoor ku, mau disayanginya pas dia minta makan. 


Tapi tetap sih, tingkah lakunya itu selalu menyenangkan karena Pipin teman tidur sekamar dibanding Awan yang suka tidur di ruang tamu.   


Baca Juga: Begini 5 Cara Melatih Kesabaran Di Tempat Kerja


Bisakah Kucing Mendeteksi Kesedihan pada Manusia?

Menurut penelitian, kucing dapat merasakan kesedihan serta emosi lainnya seperti kemarahan pada manusia. Mereka juga dapat mendeteksi emosi pada kucing lain.


Berkat penelitian – dan pengalaman pribadi pemilik hewan peliharaan – kita tahu ada banyak manfaat psikologis dari memiliki kucing. Jadi bukan sekedar memelihara saja ya. Banyak yang sudah diberi oleh kucing-kucing peliharaan kita. 


Kayaknya sebanding lah, sama kita kasih makan ke mereka. Ya nggak sih? 


Sumber: Daily Paws.com, Purina.com






Tuesday, July 28, 2026

4 Alasan Anak Pisah Rumah Dari Orang Tua Setelah Menikah Menurut Islam

July 28, 2026 0

Setelah menikah pisah rumah

Sahabat Desi’s Corner, apakah kamu tim orang tua yang anaknya setelah menikah pisah rumah atau tim yang anaknya tinggal bersama orang tua?

Alhamdulillah, Alloh masih memberi kesehatan badan dan kemandirian finansial untuk aku menjadi tim orang tua setelah anak menikah pisah rumah.

Gak terasa hampir tiga tahun tinggal sendiri setelah kakak menikah November 2023 lalu. Banyak orang tua khususnya yang mempunyai anak perempuan, keberatan jika ditinggal anaknya pisah rumah. Apalagi jika orang tua perempuannya cuma ada “sebelah”.

“Kenapa gak tinggal bareng anaknya? Kan ibu tinggal sendiri.” Hampir rata-rata semua yang tahu kalau aku tinggal sendiri, mereka berkata seperti itu. Kayak menyayangkan kalau orang tua pra lansia ini tanpa teman di rumah. Terlebih aku mempunyai riwayat jantung dan pasang PPM (Permanent Pacemaker).

Mungkin di bayangan mereka dengan tinggal sendiri berarti kesepian. Tidak ada teman ngobrol, tidak ada yang pantau kesehatan, kebutuhan, dan pertolongan jika diperlukan.

Banyak ketakutan jika anak menikah lalu orang tua merasa diabaikan. Apalagi ini anak perempuan satu-satunya yang bisa diandalkan.

Baca Juga: Yuk, Omongin 5 Hal Penting Ini Dengan Pasangan Sebelum Menikah

Pisah Rumah Setelah Menikah dalam Pandangan Islam

Memang keputusan pisah rumah atau tinggal bersama orang tua setelah menikah adalah pilihan bagi anak dan orang tua. Tapi kalau melihat kisah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam. Beliau juga membiarkan putrinya Fatimah pisah rumah ketika menikah dengan Ali bin Abi Thalib.

Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Sallam dan para sahabatnya juga menganjurkan untuk memberikan kebebasan kepada anaknya yang sudah menikah untuk memiliki tempat tinggal sendiri.

Seperti yang diriwayatkan dalam hadits Aisyah R.A beliau berkata :

حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ، وَابْنُ، بَشَّارٍ قَالاَ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ، أَخْبَرَنَا إِسْرَائِيلُ، عَنْ مَيْسَرَةَ بْنِ حَبِيبٍ، عَنِ الْمِنْهَالِ بْنِ عَمْرٍو، عَنْ عَائِشَةَ بِنْتِ طَلْحَةَ، عَنْ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ، عَائِشَةَ رضى الله عنها أَنَّهَا قَالَتْ مَا رَأَيْتُ أَحَدًا كَانَ أَشْبَهَ سَمْتًا وَهَدْيًا وَدَلاًّ - وَقَالَ الْحَسَنُ حَدِيثًا وَكَلاَمًا وَلَمْ يَذْكُرِ الْحَسَنُ السَّمْتَ وَالْهَدْىَ وَالدَّلَّ - بِرَسُولِ اللَّهِ ﷺ مِنْ فَاطِمَةَ كَرَّمَ اللَّهُ وَجْهَهَا كَانَتْ إِذَا دَخَلَتْ عَلَيْهِ قَامَ إِلَيْهَا فَأَخَذَ بِيَدِهَا وَقَبَّلَهَا وَأَجْلَسَهَا فِي مَجْلِسِهِ وَكَانَ إِذَا دَخَلَ عَلَيْهَا قَامَتْ إِلَيْهِ فَأَخَذَتْ بِيَدِهِ فَقَبَّلَتْهُ وَأَجْلَسَتْهُ فِي مَجْلِسِهَا

Dari Aisyah, Ummul Mu'minin: Saya tidak pernah melihat seseorang yang lebih mirip dengan Rasulullah ﷺ dalam hal keseriusan, sikap tenang, dan sifat menyenangkan - menurut versi al-Hasan: dalam hal pembicaraan dan ucapan. Al-Hasan tidak menyebutkan keseriusan, sikap tenang, dan sifat menyenangkan - daripada Fatimah, semoga Allah memuliakan wajahnya. Ketika dia datang mengunjunginya (Nabi), beliau berdiri (menyambut)nya, mengambil tangannya, menciumnya, dan membuatnya duduk di tempat yang beliau duduki; dan ketika beliau mengunjunginya, dia berdiri (menyambut)nya, mengambil tangannya, menciumnya, dan membuatnya duduk di tempat yang dia duduki.
(HR. Abu Daud no. 5217, dishahihkan al-Albani dalam Shahih Abu Daud)


Dalam hadits diatas lah kita dapat menyimpulkan dengan jelas bahwa kediaman Fatimah setelah menikah dengan Ali bin Abi Thalib terpisah dari rumah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam.

Begitu pun dengan sahabat Rasul Abu Bakar yaitu Aisyah R.A. Setelah menikahi Aisyah, Rasul pun tidak tinggal satu rumah dengan sahabatnya itu. Meski status mereka adalah anak dan menantu.
 
Pun demikian, meski pisah rumah setelah berumah tangga, hubungan anak dan orang tua sekaligus sahabat tetap bisa berjalan dengan baik.

Rumah tinggal terpisah dari orang tua


Alasan Pisah Rumah Setelah Anak Menikah

Bukan tanpa alasan aku lebih memilih tinggal sendiri setelah kakak menikah dengan lelaki pilihannya. Tapi juga keputusan kakak dan suaminya. 

Sebelum menikah, kakak dan calon suaminya waktu itu, sudah mencari rumah kontrakan. Begitu selesai resepsi, mereka berdua langsung menempati rumah kontrakannya itu. Tanpa menginap satu malam pun di rumah orang tua masing-masing. Baik dari pihak perempuan maupun laki-laki.

Ini 4 alasan setelah menikah anak pisah rumah atau tidak tinggal bersama orang tua:

1. Belajar Mengurus Rumah

Setelah menikah, kakak jadi tahu bagaimana cara mengurus rumah. Mulai dari menyapu, mengepel, mengelap, mencuci, kebutuhan bulanan, harian, belajar memilih prioritas pekerjaan rumah tangga dan lainnya.

Biasa tinggal serumah dengan orang tua terima beres. Paling sesekali saja mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Dengan pisah tempat tinggal, anak akan belajar cara mengurus rumah.


2. Belajar Mengatur dan Mengelola Keuangan

Pengeluaran rumah tangga tinggal bareng orang tua dan sendiri, pastinya berbeda. Kalau tinggal bareng, anak masih bisa mengandalkan orang tua. Walaupun anak memberi uang bulanan sebagai biaya hidup bersama. Tetap saja selama tinggal bersama, orang tua akan menutupi kekurangan kebutuhan rumah tangganya.

Dengan tinggal pisah rumah setelah menikah. Anak akan mengelola keuangannya bersama suami. Entah itu menabung bersama untuk membeli atau menyewa rumah, mengatur belanja bulanan dan dapur, jajan atau entertainment, dan lainnya. Pastinya semua pengeluaran harus didiskusikan dan diputuskan bersama, agar terhindar dari peribahasa lebih besar pasak daripada tiang.

Alasan pisah rumah dari orang tua

3. Komunikasi Tanpa Penghalang

Tinggal berdua memungkinkan anak dan suaminya bisa berbicara bebas tanpa khawatir orang tua dapat mendengar apa yang sedang dibicarakan oleh mereka.

Komunikasi adalah kunci rumah tangga langgeng. Komunikasi sehat maka hubungan suami istri pun sehat.

Dengan tinggal terpisah dari orang tua, anak yang sudah menikah dapat berdiskusi tentang masa depan, rencana, dan mencari solusi dari setiap permasalahan rumah tangga yang timbul.

Baca Juga: Please, Jangan Jadikan 6 Alasan Ini Untuk Menikah Dengan Pasangan

4. Menghindari Ipar yang Bukan Mahram

Suami kakak tiga bersaudara dan semuanya laki-laki. Anak pertama sudah menikah tapi tidak tinggal bersama di rumah orang tuanya.

Kalau kakak tinggal bersama mertua, berarti kakak akan bertemu adik ipar laki-laki dari suaminya.

Uqbah bin 'Amir radhiyallahu 'anhu, Rasulullah SAW bersabda,

إِيَّاكُمْ وَالدُّخُولَ عَلَى النِّسَاءِ فَقَالَ رَجُلٌ مِنَ الأَنْصَارِ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَرَأَيْتَ الْحَمْوَ . قَالَ الْحَمْوُ الْمَوْتُ

Artinya: "Hati-hatilah kalian ketika menemui para wanita". Lalu seorang laki-laki Anshar berkata, "Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat Anda tentang saudara ipar?". Beliau menjawab, "Ipar adalah maut!" (HR. Bukhari no. 5232 dan Muslim no. 2172)

Nggak perlu dijelaskan lebih lanjut lah ya tentang ipar adalah maut ini. Apalagi ada filmnya. Bukan berburuk sangka, tapi alangkah lebih baik tidak tinggal bersama dengan yang bukan mahramnya. Entah itu perempuan atau pun laki-lakinya.

Baca Juga:   7 Cara Meluluhkan Hati Pria Ala Desi's Corner

Jika ditelusuri lebih jauh, mungkin masih ada beberapa alasan lain mengapa pisah rumah setelah menikah lebih baik dibanding tinggal bersama orang tua. Seperti cara mendidik anak, perbedaan selera dalam masakan, orang tua yang menceramahi anaknya (kadang orang tua suka lupa kalau anaknya sudah menikah. Jadi suka bablas deh ngomongnya). Atau alasan lain sesuai dengan kondisi masing-masing keluarga. 





Friday, January 31, 2025

Mau Pernikahan Awet? Lakukan 3 Aturan Tak Tertulis Ini

January 31, 2025 0

Rumah tangga langgeng dengan aturan tak tertulis ini

Tahu dong kalau pernikahan itu sebuah ikatan antara dua orang anak manusia yang mempunyai isi kepala berbeda tapi memutuskan untuk bersatu.

Menikah atau berumah tangga berbeda banget dengan masa pacaran. Kalau nggak suka dan nggak ada kecocokan lagi, tinggal pergi dengan cukup bilang “say goodbye”.

Menikah itu tanggung jawabnya besar, baik kepada pasangan maupun kepada Tuhan. Seharusnya lah sebagai pasangan yang sudah menikah, berkewajiban untuk membuat pernikahan itu “berhasil”.

Segala hal yang menyangkut pasangan suami dan istri. Keduanya harus bekerja sama dalam suka dan duka, juga sepenanggungan. Jangan sampai berat sebelah yang bakal menyebabkan ketimpangan roda pernikahan.

Baca juga: 3 Hal Tentang Cinta Dalam Pernikahan yang Diajarkan Nabi Muhammad S.A.W.

Huhu jadi inget almarhum suami yang ninggalin aku tahun 2021 lalu. Kalau almarhum masih ada, tanggal 12 Februari bulan depan adalah anniversary kami yang ke-26. Sudah lebih dari “perak”.

Aku dan suami saat itu sedang kompak-kompaknya berjuang menghadapi Covid-19. Kami berdua bekerja sama agar rumah tangga berjalan normal.

Maklum, hampir setahun nggak “ngantor” dan hanya mendapatkan separuh penghasilan saja setiap bulannya. Jadi, aku harus bisa mengatur pengeluaran agar tidak kekurangan.

Ya ada sih, waktu itu perbedaan pendapat sedikit karena masalah ekonomi ini. Tapi kami mendapatkan titik temu dari masalah itu dan kembali kompak.

Baca juga: Yuk, Omongin 5 Hal Penting Ini Dengan Pasangan Sebelum Menikah

Aturan Tidak Tertulis Dalam Pernikahan

Seperti norma tidak tertulis yang berlaku di masyarakat. Seperti etika, sopan santun, empati ketika kita hidup bersosialisasi.

Kehidupan pernikahan juga ada aturan tidak tertulisnya. Kalau aturan-aturan yang tidak tertulis ini dijalankan dalam kehidupan berumah tangga. Maka pernikahan langgeng pasti didapat.

Berikut adalah tiga aturan tak tertulis yang harus dipatuhi agar pernikahan berjalan mulus:

1. Jangan terlalu kritis terhadap orang tua pasangan (mertua)

Ngaku deh kalau kamu kadang ada rasa kesal akan sikap mertua. Tapi itu bukan berarti kamu melakukan pembenaran dengan menunjukkan kesalahan orang tua pasangan kamu akan tindakannya itu.

Ingat loh, kamu juga punya orang tua. Bayangkan bagaimana perasaan kamu jika ada orang yang menjelek-jelekkan orang tua kamu. Nah, sekarang terapkan prinsip yang sama pada pasangan kamu.

Baca juga: 5 Alasan Hubungan Kamu Dan Pasangan Tidak Bertahan Lama

Memang sikap yang kadang bikin kesal itu gak jarang buat hati kamu mangkel. Tapi semua itu bisa dibicarakan, kok. Jangan sampai rasa kesal akan sikap orang tua pasangan kamu buat kamu benci mereka.

Dalam pernikahan praktikan aturan tak tertulis agar roda rumah tangga tahan lama

Coba duduk berdua bareng pasangan. Pasti ada jalan keluar dari permasalahan mertua dan menantu ini. Bagaimanapun pasangan kamu adalah orang yang paling mengerti bagaimana cara menghadapi orang tuanya.

Kalau sudah dapat solusinya. Sampaikan atau komunikasikan dengan baik ke mertua kamu. Jangan salah loh, kata-kata itu memiliki kekuatan yang jika kamu keluarkan dengan cara positif. Maka permasalahan kamu dan mertua bisa terselesaikan dengan damai.

Kebalikannya, kalau kamu mengekspresikannya dengan cara yang negatif karena saking kesalnya barangkali. Bukannya menyelesaikan masalah, yang ada malah melebar adu mulutnya.

Baca juga: Please, Jangan Jadikan 6 Alasan Ini Untuk Menikah Dengan Pasangan

2. Tidak perlu semua hal dipertengkarkan

Namanya juga rumah tangga, adem ayem mah cuma ngehalu. Lama nggaknya sebuah pernikahan, bukan jaminan bebas dari pertengkaran atau selisih pendapat.

Kalau bisa mah, gak usahlah hal kecil dijadikan pemicu pertengkaran. Kalau kamu sering melakukannya, yang ada kamu bakalan dicap sebagai pribadi yang suka menciptakan konflik dalam pernikahan. Gak kasihan sama pasangan? Saling mengerti dan mengalah ajalah.

Coba bersikap bijak dan pilihlah masalah apa yang benar-benar bisa ditarik benang merahnya. Masalah seperti apakah itu? Yang jelas masalah itu adalah yang sangat penting bagi kamu dan harga diri kamu.

Entah itu soal karir, urusan rumah, anak, dan selebihnya kamu yang tahu jika menyangkut harga diri kamu.

Kalau kamu menghadapi masalah ini. Jangan lepas dari komunikasi dengan pasangan. Jangan di lama-lama, biar masalahnya cepat diatasi dan kelar.


3. Pahami gaya kelekatan pasangan

Menemukan gaya kelekatan masing-masing di awal pernikahan bisa mengubah hubungan kamu dengan pasangan.  Ada yang butuh waktu untuk merasa dekat dengan pasangan setelah menikah. Ada juga yang butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan kebiasaan yang tidak pernah dialami ketika masih pacaran. 

Nah, perbedaan-perbedaan yang kayak gini, kalau nggak dipahami bisa bikin kesalahpahaman dan rasa tidak aman pasangan. Lain hal kalau kamu memang sudah menyadari dan memahami kebutuhan satu sama lain. Maka perbedaan malahan akan menjadikan hubungan kamu dan pasangan menjadi lebih dekat. 

Ada aturan tak tertulis dalam rumah tangga

Setiap pasangan itu unik dan memiliki gaya penyelesaian konflik yang berbeda, namun yang perlu kamu pelajari adalah untuk saling menghargai kebutuhan satu sama lain.

Baca juga: 

Lakukan 5 Sikap Ini Setelah Kehilangan Barang Berharga

Sekali lagi komunikasi yang terbuka dan jujur adalah hal terpenting untuk kamu dan pasangan dalam membuat keputusan. Ingat, kamu dan pasangan adalah sebuah tim. Kerjasama adalah mutlak.  

Kamu bukan hanya pasangan hidup; tetapi juga sahabat yang siap untuk menghadapi dunia bersama, disatukan oleh pemahaman yang mendalam tentang gaya keterikatan satu sama lain dan cinta yang tak tergoyahkan. Bukan lebay ya ini.

Cuma tiga aturan tak tertulis yang harus kamu perhatikan dan praktekkan setelah menikah. Gampil lah. Yuk bisa, yuk! 









Sunday, December 29, 2024

Yuk, Omongin 5 Hal Penting Ini Dengan Pasangan Sebelum Menikah

December 29, 2024 0

Obrolan wajib pranikah

Apa yang Sahabat Desi’s Corner bahas dengan pasangan sebelum menikah dulu? Anak, karier, tabungan, keluarga, masa depan atau visi, misi pernikahan. Atau ada tambahan lain lagi kah buat masukkan?

Sepanjang ingatanku dulu sebelum menikah dengan almarhum suami tahun 1999. Kayaknya sih gak sedetail yang ditulis di atas. Aku cuma bilang kalau aku ingin tetap bekerja dan berkarier

Alhamdulillah suami mengizinkan. Sampai akhirnya aku menyudahi kiprah di ranah publik setelah 20 tahun mengabdi di 5 perusahaan yang berbeda.

Kenapa sih, kita harus ngomongin beberapa hal penting yang bakal dibahas ini sebelum menikah dengan pasangan?

Baca Juga: Begini Romantisme Suami Pada Istri Ala Desi's Corner

Ya, karena memang harus. Kamu dan pasangan wajib membicarakan seperti apa dan bagaimana kehidupan berumah tangga nanti.

Terlebih tantangan setelah menikah kalau yang aku pantau di media sosial. Kayaknya lebih menantang di zaman sekarang ini

Kalau sudah ada obrolan meski hanya garis besarnya saja. Seenggaknya salah satu fondasi pernikahan sudah ada.

Menikah kan menyatukan dua kepribadian yang berbeda. Kalau sebelum menikah kita sudah mempunyai misi dan visi yang sama. Maka kita dan pasangan bakal saling mendukung satu sama lain atau bekerja sama untuk mencapai tujuan pernikahan.

Apa saja sih, hal-hal yang harus diomongin bersama pasangan sebelum ijab qobul di depan penghulu?

Baca Juga: 3 Hal Tentang Cinta Dalam Pernikahan yang Diajarkan Nabi Muhammad S.A.W.

Ini dia 5 hal penting yang harus dibicarakan dengan pasangan sebelum menikah:

1. Finansial (keuangan dan pendapatan)

Sepakat dong, kalau modal nikah itu bukan cuma saling cinta doang di zaman brutal kayak sekarang.

Dari berita yang banyak beredar, entah itu di media sosial atau berita di tv. Banyak kasus pasangan yang berpisah dan memutuskan bercerai dikarenakan alasan perekonomian.

Salah satu penyebabnya, ya karena kurangnya perencanaan keuangan. Padahal kestabilan finansial sebelum menikah adalah modal penting untuk membina rumah tangga.

Istilah “rezeki setelah menikah bakal mengikuti” jadi kurang relevan dipakai untuk anak-anak muda yang akan menikah di saat sekarang ini.

Baiknya sih, sebelum menikah obrolin secara terbuka mengenai utang, pendapatan, pinjaman, dan investasi penting untuk menghindari konflik dan kesalahpahaman.

Mungkin karena aku menikah di tahun 1999, dimana cari utangan syaratnya susah pake banget. Jadi, aku dan almarhum suami pada saat menikah nggak punya tanggungan.

Lain hal dengan keadaan sekarang dimana untuk mendapatkan pinjaman gampang banget. Cuma dengan KTP dan lewat gawai, “ting” sejumlah uang yang dimau langsung masuk rekening.

Wajar kalau poin pertama ini harus dibicarakan dengan jujur, terbuka, tanpa ada yang ditutupi demi kelangsungan hidup berumah tangga nanti.

Baca Juga: 5 Alasan Hubungan Kamu Dan Pasangan Tidak Bertahan Lama

Wajib dibicarakan dengan pasangan

2. Visi (impian dan tujuan)

Tidak hanya selama masa pendekatan harus berhubungan baik. Setelah menikah pun harus tetap berhubungan baik dengan pasangan.

Menikah adalah komitmen seumur hidup. Maka setiap harinya kita akan berbagi berbagi rasa kebersamaan bersama pasangan. Impian yang sejalan adalah salah satunya.

Bagaimana bisa mempunyai impian dan tujuan yang sama bersama pasangan kalau tidak bisa berbagi rasa?

Oleh karena itulah, dalam pernikahan harus saling mendukung dan pastinya membutuhkan kemitraan yang baik untuk mewujudkan tujuan pernikahan.

Diskusikan bersama pasangan sebelum menikah. Upaya dan usaha seperti apa yang akan dijalani nantinya jika sudah tinggal dalam satu rumah. 

Baca Juga: Please, Jangan Jadikan 6 Alasan Ini Untuk Menikah Dengan Pasangan

3. Latar belakang keluarga dan budaya

Seperti Kakak yang tahun lalu memutuskan untuk menikah di usianya yang ke-24. Aku bertanya tentang keluarganya.

Mulai dari asalnya, pekerjaan orang tuanya, jumlah adik dan kakaknya, tempat tinggalnya, dan pendidikan.

Semua itu menurutku penting, agar aku dapat memahami budaya, tradisi, dan nilai-nilai keluarga mereka.

Sehingga aku dapat mengimbangi ketika berinteraksi dengan mereka. Nggak lucu aja kalau ngobrol yang akan menjadi keluarga tapi nggak tahu latar belakangnya. Takut nggak nyambung.

Mengenali perbedaan budaya antar dua keluarga seperti ini baiknya memang harus dibicarakan dan ditangani pada tahap awal hubungan.

Baca Juga: 7 Cara Meluluhkan Hati Pria Ala Desi's Corner

4. Perencanaan keluarga

Salah satu yang suka menjadi selisih pendapat antar suami istri adalah tentang keluarga berencana.

Dulu almarhum suami maunya punya tiga orang anak. Sedangkan aku, maunya dua orang saja.

Keluarga berencana adalah pembicaraan pranikah yang juga penting dan harus dilakukan. Perselisihan pendapat tentang hal ini dapat menyebabkan perceraian dan perpisahan. Kata orang mah “perbedaan prinsip”. Gitu kan yang sering kita dengar sebagai alasan berpisah?

Baca Juga: Selembar Surat Untuk Sahabat Sejati

Sebelum menikah harus omongin ini

5. Diskusi tentang karier

Seperti tentara, karyawan yang kena shift, pedagang atau entrepreneur, dan lainnya yang bukan bersifat kerja 9 to 5. Pastinya perlu diobrolin sebelum menikah.

Bukannya apa-apa, karena contoh sifat-sifat pekerjaan yang telah disebut di atas, dapat mempengaruhi kehidupan pribadi dan hubungan kamu dengan pasangan.

Tahu kan, kalau bersuamikan tentara berarti harus siap ditinggal untuk bertugas. Atau buat kamu yang ber calonkan istri seorang perawat misalnya. Kamu harus siap untuk ditinggal karena pekerjaannya menuntut kerja dengan sistem shift.

Itulah sebaiknya kamu berdiskusi dulu tentang preferensi dan tantangan pekerjaan masing-masing. Ya, karena hal ini memainkan peran penting untuk mendapati keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Seharusnya lah kedua pasangan yang akan menikah harus saling mendukung pilihan karier masing-masing agar hubungan tetap langgeng.

Kira-kira seperti itulah hal-hal yang menurutku harus dibicarakan dengan pasangan sebelum menikah.

Baca Juga: 9 Ciri Suami Mencintai Kita Sampai Saat Ini Menurut Para Ahli

Semoga bermanfaat ya. Kalau ada tambahan, boleh lah di sharing. Biar tambah ilmu dan makin kokoh pondasi rumah tangga buat calon-calon pengantin.













Monday, June 10, 2024

Lakukan 5 Sikap Ini Setelah Kehilangan Barang Berharga

June 10, 2024 0

Sikap saat kehilangan barang berharga

Asli kemarin itu, 17 Mei 2024 adalah hari tersedih untuk kesekian kalinya setelah kehilangan barang berharga berupa sebuah gelang yang buatku tidak hanya nilainya tapi juga memori di dalamnya.

Dan aku baru ngehnya itu di hari ketiga dimana gelang itu udah nggak ada di pergelangan tangan kananku. Yaitu pas mandi sore saat menggosok  tangan dengan sabun.

Barang berharga itu berupa gelang yang kubeli hasil dari bonus waktu zaman kerja hampir 12 tahun lalu. Rasa kehilangan yang buat aku kecewa, sedih, bahkan sempat menangis tersedu-sedu gitu.

Kuluapkan kesedihanku dengan menelpon kedua adikku, Kakak (anak), dan tetangga sebelah rumah yang sudah kuanggap keluarga. Ya, maksudnya sih, biar dapet kata-kata yang menghibur dan menenangkan hati.

Sampai cerita yang kutuliskan di blog pribadiku ini. Rasa sedih, menyesal, dan terkadang melamun sambil berandai-andai itu masih ada. Tapi kalau lagi “sadar”, aku bisa menguranginya dengan cara mengucap syukur dan istighfar.

Baca Juga: 6 Cara Mengatasi Trauma Psikologis Ala Desi's Corner

Sikap Diri Menghadapi Rasa Kehilangan Barang Berharga

Nggak ada kata penghiburan yang paling ampuh kecuali bermonolog atau menasihati diri sendiri. Apa yang dikatakan orang lain, cuma sampai saat kita selesai bercerita tentang kejadian yang menyedihkan itu.

Selebihnya, diri sendirilah yang akan menghadapi “siksaan, penderitaan, penyesalan, kesedihan, kesengsaraan” karena kehilangan barang berharga. Lebay mode on :)

Jangankan kehilangan barang berharga yang kejadiannya baru dua minggu lalu. Kehilangan barang yang sama dan terjadi hampir setahun lalu aja, masih ingat sampai sekarang.

Tapi bukan berarti kejadian yang bikin nyesek itu harus disesali, ditangisi, dan diingat sampai mendarah daging, kan?

Seenggaknya dengan cara-cara bersikap yang sedang kujalani ini. Berharap aku bisa tenang dan menerima dengan lapang dada. Semua pasti Tuhan sudah atur. Entah itu cobaan, ujian, atau hukuman. Cuma diri sendiri yang tahu.

Sikap diri seperti apa yang aku jalani untuk menghadapi rasa kehilangan barang berharga dan memorable itu? 

5 Sikap Setelah Kehilangan Barang Berharga yang Bikin Hati Plong:

Bersyukur karena telah kehilangan barang berharga

1. Ingat Alloh

Apapun yang terjadi, entah itu baik atau buruk. Tetap ingat Alloh.

عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرِ أَعْمَالِكُمْ، وَأَزْكَاهَا، عِنْدَ مَلِيكِكُمْ، وَأَرْفَعِهَا فِي دَرَجَاتِكُمْ، وَخَيْرٍ لَكُمْ مِنْ إِعْطَاءِ الذَّهَبِ وَالْوَرِقِ، وَخَيْرٍ لَكُمْ مِنْ أَنْ تَلْقَوْا عَدُوَّكُمْ، فَتَضْرِبُوا أَعْنَاقَهُمْ وَيَضْرِبُوا أَعْنَاقَكُمْ ” قَالُوا: بَلَى. قَالَ: «ذِكْرُ اللَّهِ تَعَالَى»

Dari Abu ad-Darda` beliau berkata: Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Maukah kalian aku beritahu amalan terbaik, tersuci kalian disisi Allâh dan paling tinggi dalam derajat kalian serta lebih baik bagi kalian dari diberi emas dan perak dan lebih baik dari berjumpa musuh kalian lalu kalian penggal leher mereka dan mereka memenggal leher kalian? Mereka menjawab, ‘Ya.’ Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: Dzikir kepada Allâh.

Aku dapat hadis ini ketika tidak sengaja mendengar ceramah Ustadz Adi Hidayat di TikTok. Beliau bilang, dzikir adalah amalan terbaik dari dunia dan seisinya.

Alhamdulillah, hati lagi sedih-sedihnya sedikit terobati. Bahkan sampai sekarang, kalau lihat pergelangan tangan kanan masih suka istighfar. Biar apa? Biar ingat Alloh, kalau semua hanya titipan dan bisa saja barang berharga yang hilang itu jadi perantara diringankannya hisab aku di akhirat kelak.  

2. Ingat nikmat yang lain

Sikap diriku ketika kehilangan barang berharga adalah dengan mengingat nikmat yang telah Alloh berikan.

Hampir setahun lalu aku menjalani operasi jantung pemasangan Permanent Pacemaker (PPM). Aku menginap di empat rumah sakit dengan menempati ruang rawat inap HCU (High Care Unit) dan ICCU (Intensive Coronary Care Unit). Kemudian berakhir dengan tindakan insisi (prosedur medis berupa penyayatan bagian tubuh tertentu untuk kepentingan medis) di RSUPN/RSCM.

Mengingat hal yang hampir merenggut hidupku. Tentu kehilangan barang berharga tidak sebanding nilainya dengan nikmat dunia yang masih bisa kurasakan sampai saat ini.
Doa ini untuk mengingat diri ketika kehilangan barang berharga

3. Ingat! tidak semua orang diberi kesempatan mempunyai barang berharga seperti kamu

Alhamdulillah meski kehilangan barang berharga yang memorable. Tetap bersyukur karena Alloh memberi kesempatan kepadaku untuk dapat menikmatinya.

Banyak orang menabung bertahun-tahun untuk memiliki barang berharga. Tapi belum tentu tersampaikan maksudnya. Bisa jadi karena dananya dibutuhkan untuk keperluan lain sehingga tertunda atau dibutuhkan untuk keperluan prioritas lainnya.


4. Berpikir positif

Sikap yang harus diingat aku lakukan setelah kehilangan barang berharga, adalah tetap berpikir positif.

Asli susah pake banget untuk tetap berpikir positif ketika hati sedang sedih. Sampai sekarangpun, aku masih berperang dengan diri sendiri untuk hal ini.

Segala pikiran Alloh gak sayang aku sampai kenapa Alloh kasih hukuman, membuat batinku lelah. Bahkan beberapa kali aku meninggalkan dzikir setelah sholat sebagai bentuk protes pada Alloh. Astaghfirullah astaghfirullah astaghfirullah. 

5. Gempur hati dengan dzikrullah

Jangan berhenti untuk memuji Alloh. Dzikir pagi-petang, setelah sholat, ketika beraktivitas (masak, menyapu, mencuci, dan lainnya). Jangan biarkan hati kosong dan luput dari kalimat dzikir.

Dzikir favoritku ketika sedang sedih adalah Alhamdulillah. Dengan begitu aku selalu ingat nikmat Alloh yang begitu berlimpah dan tidak sebanding dengan barang berhargaku yang hilang.


Haruskah Bersyukur atau Bersedih

Kehilangan barang berharga menjadi alat muhasabah

Kalau sedih sudah pastilah ya. Secara barang berharga hasil menabung saat kerja bertahun-tahun, hilang begitu saja. Padahal sudah menaruh harapan, kalau ada butuh, bakalan dijual tuh, barangnya.

Nggak bohong, kalau sampai sekarang aku masih melakukan beberapa sikap yang telah disebutkan di atas.

Antara bersyukur dan bersedih masih dirasa secara bersamaan. Banyak-banyak muhasabah gitu deh, jadinya. Sering mengingati diri sendiri dengan memberi kalimat menghibur agar tidak terlalu larut karena kehilangan barang berharga yang memorable itu.

Semoga seiring usaha yang sedang aku jalani ini. Sikap syukur aku dapat menutupi kesedihan yang dirasa. Aamiiin.




Referensi : 

https://almanhaj.or.id/9442-dzikir-amalan-terbaik-dan-tersuci.html






Tuesday, April 30, 2024

Nyaris! Ini 6 Tanda Penipuan Kerja Paruh Waktu Via Grup Telegram yang Hampir Aku Alami

April 30, 2024 0

Penipuan-freelance-via-telegram

Jumat sore, 29 Maret 2024 kurang lebih ba'da ashar notifikasi wa berbunyi dua kali. Takut penting, nggak pakai lama langsung dibuka. (Sayangnya sudah dihapus. Takut modus penipuan yang bisa nyambung hack ke m-Banking, kan, serem. Jadi nggak bisa dikasih liat, deh)

Di chat wa pertamanya itu, dia mengaku dari Adswerve dan tahu kalau aku sedang mencari kerja paruh waktu atau work from home.

Memang sih, aku ada profil di Linkedin yang mencantumkan diri sebagai blogger atau penulis lepas gitu. Tapi seingatku, setiap mengirim lamaran via Linkedin selalu ada arsipnya di email. Nah, untuk Adswerve ini, kayaknya nggak pernah kirim lamaran untuk kerja paruh waktu di sana.

Agar tidak penasaran dan jujur ada sedikit tertarik dengan penawaran kerja paruh waktu dari rumah ini. Di carilah tahu tentang perusahaan yang bernama Adswerve. Apalagi menjelang lebaran. Lagi butuh-butuhnya duit lebih.

Delalah, memang perusahaan yang berpusat di Amerika ini kalau lihat profilnya, beneran perusahaan legal. Adswerve adalah perusahaan yang bergerak di bidang semacam marketing digital gitu. Cukup meyakinkan kalau aku memang terpilih sebagai pegawai kerja paruh waktu.

Bagaimana sampai akhirnya aku tahu kalau aku masuk ke jaringan penipuan kerja paruh waktu via telegram? Dan akhirnya curiga kalau itu adalah penipuan? 

Baca Juga: Kebiasaan Mengucap Kata Seandainya Dan Takdir Allah

Ini 5 tanda penipuan kerja paruh waktu yang harus diwaspadai:

1. Mengaku dari perusahaan besar yang berbasis di luar negeri

Kebiasaan aku semenjak kemudahan mengakses internet, selalu mengecek profil perusahaan yang menawari pekerjaan.

Melalui profil perusahaan tersebut, aku bisa mengetahui lokasi perusahaan berada di mana, bergerak dibidang apa, misi visi perusahaan, kepemilikan (entah itu saham, PMA, atau joint venture), dan lainnya.

Kalau dulu dengan adanya profil perusahaan ini. Aku bisa mempersiapkan diri sebelum wawancara. Juga bisa nyambung dengan apa yang disampaikan si pewawancara kalau lagi membahas tentang perusahaan.

Kebiasaan mengecek profil perusahaan itu, ternyata menguntungkan aku. Yaitu ketika aku nyaris saja tertipu oleh tawaran kerja paruh waktu dari rumah yang hanya bermodalkan gawai dan kuota.

Mengaku dari Adswerve, penawaran kerja dari rumah melalui WhatsApp, mendapati data aku sebagai pencari kerja dari website (Linkedin, ini perkiraanku).

Baca Juga: Blibli, Punya Toko Bukan Impian Lagi, Gampang Dan Nggak Ribet!

2. Kerja mudah bayaran menggiurkan

Bermodalkan gawai dan kuota, tawaran pekerjaan yang mudah di lakukan ini, sesaat membuat aku tergoda dan berpikir pendek. Apalagi menjelang lebaran yang lagi butuh-butuhnya duit. Asli susah nolak.

Sebelum gabung di grup telegram dengan para pekerja lainnya. Aku di tes dulu. Diberi waktu kurang lebih tiga menit. Aku diminta untuk buka Gmaps dan mencari lokasi yang mereka minta.

Dua soal berhasil diselesaikan sebelum waktu yang ditentukan habis. Dan langsung proses pembayaran setelah memberi laporan dalam bentuk screenshot kalau aku memang betul sudah menyelesaikan dua soal tersebut.

Kemudian aku diberi link telegram yang ditujukan ke receptionist beserta kode agar aku bisa mendapatkan upah sebesar Rp 30.000.

Baca Juga: 4 Kesalahan Karir yang Sering Dilakukan Ketika Usia 30-an, Jangan Kebablasan, Yak!

3. Mendesak dan terkesan terburu-buru

Tergiur dengan mudahnya tugas dengan bayaran lumayan. Sampai kesan mereka yang begitu memaksa, mendesak, dan terkesan terburu-buru. Baru aku sadari setelah semuanya selesai kalau aku bisa saja menjadi korban penipuan kerja paruh waktu dari rumah.

Chatting via wa di bawah mungkin bisa sedikit menjelaskan apa yang dimaksud dengan kesan terburu-buru.

Penipuan freelance dari rumah via telegram

4. Kontak admin di telegram menggunakan nama anonim dan tidak dapat melihat anggota lainnya

Sayang, aku tidak dapat menunjukkan nama-nama kontak admin perusahaan yang mengaku dari Adswerve. Nama-nama adminnya itu, lho, kebarat-baratan.

Dengan total jumlah anggota yang berada di grup Telegram tersebut kurang lebih 130 termasuk admin yang mungkin kira-kira jumlahnya lebih dari 6 orang. Aku juga tidak dapat melihat sesama rekan kerja paruh waktu aku itu.

Baca Juga: Usia 25 Tahun Idealnya Punya Apa? Ini Usia 25 Tahun Versi Desi's Corner

5. No rekening yang berbeda-beda

Pembayaran kerja paruh waktu yang aku mulai ragu kebenarannya ini. No rekening bank yang mereka gunakan berbeda-beda. Dan nama yang digunakan juga asli nama orang-orang Indonesia.

Masa perusahaan gede dan asing transfernya bukan menggunakan nama perusahaan?

Jadi tuh, mereka melakukan pembayaran setiap kali aku menyelesaikan tugas sebanyak tiga kali. Satu tugas dihargai Rp 9.000. Dengan jarak satu tugas ke tugas lainnya selama 25 menit.

Dari hasil yang kudapat dengan mengerjakan tiga tugas. Pembayaran yang masuk ke rekening atas nama Kakak menggunakan tiga rekening berbeda.

Di sini, aku sengaja pinjam rekening kakak yang biasa digunakan untuk belanja online di toko oren. Jadi rekening itu nggak ada isinya. Untuk mencegah penipuan yang zaman sekarang semakin canggih.

Baca Juga: Mau Usaha Dari Rumah? Simak Cerita Usaha Masakan Rumahan Dapoerasatoe

6. Minta deposit dengan iming-iming hasil berlipat

Mulai tugas ke-5, 11,16, para pekerja paruh waktu ini diminta untuk deposit. Mereka bilang depositnya akan dikembalikan dalam waktu 5 menit setelah mengerjakan tugas.

Anggota mendapat kesempatan skip mengerjakan tugas ini hanya satu kali. Tidak ada kesempatan kedua. Artinya aku akan dikeluarkan dari grup dan tidak mendapatkan upah untuk dua tugas sebelumnya yang sudah ku kerjakan.

Tapi bagi yang melakukan deposit dan berhasil menyelesaikan tugas sebanyak tiga kali berturut-turut. Maka tugas berikutnya, upahnya akan digandakan menjadi Rp 18.000/tugas.

Dikarenakan aku skip tugas ke-5 dan semestinya aku masih bisa mendapatkan kesempatan sekali lagi untuk mengerjakan tugas sebanyak tiga kali tapi aku tidak melakukannya. Maka otomatis aku dikeluarkan dari grup kerja paruh waktu di telegram tersebut.

Review G Maps jadi penipuan freelance online
Percakapan dan tugas via telegram yang diberikan berupa review G Maps dan langsung dibayar 


Emang ya, hari gini, kita kudu waspada dengan segala kemudahan mencari uang. Apalagi model aku yang cuma diem di rumah nggak punya penghasilan. Alhamdulillah masih dilindungi Alloh. Bisa lepas dari iming-iming rupiah yang gampang banget didapet.

Buat Sahabat Desi's Corner, semoga pengalaman aku ini dapat dijadikan kewaspadaan akan penipuan kerja paruh waktu yang dapat dikerjakan dari rumah ya.

Waspada dan siaga selalu. Semoga Alloh memberi rezeki akal sehat dan mental yang kuat. Aamiiin.







Tuesday, March 19, 2024

Berlaku di 2024! Begini Cara Berobat Menggunakan BPJS Di RSCM Pasca Kemoterapi Cukup Sekali Datang

March 19, 2024 0

Cara berobat menggunakan BPJS pasca kemoterapi

RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo) atau RSUPN (Rumah Sakit Umum Nasional) Dr. Cipto Mangunkusumo yang berada di wilayah Jakarta Pusat terus berbenah diri agar pelayanan menjadi lebih cepat, praktis, hemat kertas atau go green, dengan meng-upgrade sistem melalui aplikasi RSCMKu.

Berlakunya cara daftar berobat lanjutan pasca kemoterapi (kemo), baru aku ketahui ketika mengantar Papap kontrol setelah menjalani kemoterapi limfoma non-hodgkin ke-5.

Waktu sebelum pulang kemo rawat inap, di resume medisnya Papap memang diberi catatan kecil dan paraf di bagian bawah, “Acc Bu Een tgl 5/3.”

Begitu juga dengan pendaftaran online untuk kontrol setelah kemoterapi sudah dilakukan pihak RSCM. Papap dijadwalkan kontrol pada 6 Maret 2024.

Aturan sebelumnya kalau pasien mau pulang, selain membawa resume medis. Juga diberi lembar pengantar laboratorium (lab) untuk tes darah sebelum kontrol ke poli hematologi dan onkologi.

Tapi diakhir kemo ke-5 ini, tidak diberi lagi pengantar untuk ke laboratorium. Melainkan langsung paraf acc Ibu Een (kepala ruangan poli Hematologi dan onkologi) di bagian lembar kedua resume medis Papap.

Baca Juga: Cara Daftar di RSCM Online Menggunakan Jamkesda ke Poli Jantung

Tata Cara Daftar Berobat Di RSCM Setelah Kemoterapi

Jadwal lab tanpa puasa sebelum kontrol adalah tanggal 5 Maret 2024. Kami bertiga, aku, Papap, dan adikku berangkat pukul 06.00. Harusnya sih, lebih pagi lagi. Secara ada penutupan sebagian jalan di Jl Pramuka untuk pengerjaan Proyek pembangunan kereta Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta fase 1B rute Velodrome-Manggarai. Jadinya macet banget. 

Kontrol pasca kemoterapi di RSCM
Hari itu, adikku cuma bisa nge-drop di RSCM karena dia ada pekerjaan yang tidak dapat ditinggal. Alhamdulillah, Papap bisa berjalan tanpa kursi roda.

Biasa, setelah kurang lebih 4 hari kemo. Tubuhnya lumayan lemas dan membutuhkan kursi roda untuk wara-wiri di Cipto. Tapi kondisi jantungku yang tidak dapat mendorong, mengangkat, atau membawa beban berat. Maka dengan berat hati, Papap harus berjalan dengan kakinya sendiri selama wara-wiri di RSCM.

Biasa kalau berdua adikku bisa berbagi tugas untuk antri agar proses kontrol menjadi cepat. Pada hari itu, aku sendiri. Mau tidak mau, tega atau tidak tega, Papap harus ada yang antri sendiri. Agar aku bisa antri di tempat lain.

Baca Juga: Alur Pelayanan Rawat Inap Kemoterapi di RSCM Selama Pandemi

Cara Daftar Tes Laboratorium 2024 Menggunakan RSCMKu

Nah, di sini aku dan Papap beda antrian. Aku ke admisi, Papap ke mesin APM (Anjungan Pendaftaran Mandiri) untuk sidik jari. Sebenernya sih, bisa aja Papap sidik jari di admisi. Tapi untuk proses daftar, lebih cepat kalau melakukan sidik jarinya terpisah.

Peraturan yang mulai berlaku pada 5 Februari 2024. Pasien pasca kemo rawat inap akan di tes lab di Klinik Madya atau Poli Geriatri, biasa kan, di lt. 3.

Nah, kali ini karena setelah tes lab langsung kontrol. Makanya diarahkan di kedua poli tersebut. Dengan maksud hasil keluar langsung bisa diperlihatkan ke dokter seberapa pengaruhnya efek kemo terhadap darah si pasien.

Kalau tes lab di lt. 3 hasilnya harus tunggu maksimal 2 hari. Secara pasien yang tes lab di sini banyaknya ampun-ampunan, dah.

Baca Juga: 6 Cara Mengatasi Trauma Psikologis Ala Desi's Corner

Berlaku Februari 2024 berobat menggunakan BPJS di RSCM

Berikut cara daftar tes lab sekaligus kontrol ke Poli Hematologi dan Onkologi (Hemato) RSCM menggunakan BPJS:

1. Sidik jari di mesin APM
2. Daftar di loket khusus untuk yang sudah di acc Ibu Een
3. Setelah daftar, lihat di aplikasi RSCMKu untuk nomor antrian poli
4. Langsung naik ke lt. 2 untuk menunggu panggilan
5. Setelah dipanggil, pasien akan di tensi lalu perawat meng-online-kan permintaan tes darah ke bagian lab
6. Perawat akan mengarahkan untuk tes lab di Klinik Madya atau Poli Geriatri di lt.1
7. Setelah tes lab, kembali ke poli Hemato untuk konsultasi dokter
8. Tunggu panggilan edukasi untuk pengarahan kemoterapi
9. Pihak edukasi akan memberikan berkas untuk pasien tindak lanjuti ke bagian satelit farmasi, case manager, atau pendukung pemeriksaan lainnya. Dalam hal ini Papap diberi rekomendasi untuk melakukan CT Scan pasca kemoterapi ke-5

Baca Juga: 10 Makanan yang Dapat Membantu Melawan Depresi

Tes Laboratorium Pasca Kemoterapi Sebelum Peraturan 2024 Berlaku

Di sini aku mau memberikan gambaran bagaimana alur tes lab pasca kemo sebelum peraturan baru yang berlaku pada 5 Februari 2024 di RSCM.

Jika sebelumnya, Papap akan dibekali surat pengantar tes lab yang diserahkan pada waktu kepulangan setelah kemo rawat inap.

Dengan berlakunya aturan baru, seperti yang telah disebutkan diatas yaitu hanya lembar resume medis yang dibubuhi paraf acc Bu Een. Maka Papap otomatis sudah terjadwal oleh poli Hemato untuk dilanjutkan tes lab.

Baca Juga: 7 Tips Sebelum Pergi ke RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

Begini alur atau cara tes lab pasca kemoterapi sebelum aturan baru berlaku:

Aturan baru berobat di RSCM dengan BPJS

1. Dibekali lembar rujukan laboratorium sebelum pulang kemo. Biasa tes lab 6-7 hari setelah kemoterapi.
2. Datang pagi sebelum pukul 7.30 WIB agar mendapat antrian awal. Sebelumnya pastikan sudah sidik jari dulu ya pasiennya
3. Letakkan kartu berobat dan lembar pengantar laboratorium di loket poli Hemato (letaknya di sebelah ruangan kepala perawat)
4. Tunggu panggilan Bu Een untuk dibubuhi paraf acc-nya di lembar surat pengantar laboratorium
5. Serahkan surat pengantar lab tersebut ke admisi di lt. 1 melalui Bapak security yang ada di sana
6. Tunggu panggilan dari Bapak Security karena dia yang akan memberikan berkas yang kita serahkan tadi. Dikarenakan tanpa nomor antrian, biasa mulai dipanggil sekitar pukul 09.00 atau 09.30 WIB
7. Kembali ke poli Hemato dan minta perawat di dalam poli untuk meng-online-kan permintaan tes lab ke laboratorium
8. Setelah di online-kan, pergi ke laboratorium yang ada di lt.3
9. Ambil no antrian. Jika loket agak kosong alias nggak antri. Kita bisa langsung serahkan kartu berobat pasien dan langsung menerima no antrian untuk pengambilan darah
10. Hasil lab dapat diambil keesokan harinya sebelum konsultasi ke poli Hemato.

Baca Juga: Lakukan Ini Ketika Ikhtiar dan Doa Tidak Sejalan dengan Takdir

Gimana? Cara berobat yang baru berlaku 5 Februari 2024 ini lebih ringkas, kan?

Aku sih, bersyukur banget karena nggak perlu bolak-balik lagi dari lt. 1 ke lt. 2. Lumayan makan waktu dan melelahkan karena lift juga antri. Jadi kadang suka naik turun tangga.

Buat yang sedang atau mengantar kerabat yang berobat di RSCM, semangat, ya. Semoga lancar selalu. Aamiiin. Kalau ada info baru atau koreksi untuk tata cara daftar berobat menggunakan BPJS di RSCM selain yang sudah dijabarkan di atas. Boleh sharing nya ya Sahabat Desi's Corner. 

Wednesday, November 30, 2022

5 Alasan Hubungan Kamu Dan Pasangan Tidak Bertahan Lama

November 30, 2022 0

Mengapa hubungan tidak bertahan lama?

Bukan buat yang masih dalam tahap perkenalan atau sudah menikah. Alasan-alasan hubungan kamu dan pasangan yang akan dibahas ini bisa jadi adalah, penyebab hubungan kamu dan pasangan tidak bertahan lama.

Minggu lalu waktu ngobrol sama mamah. Mamah bilang gini, "Dulu kirain yang namanya jodoh itu, kalau udah nikah. Artinya emang udah jodoh. Nggak tahunya salah. Banyak pasangan yang udah nikah sampai usia perak. Akhirnya pisah juga. Kayak, Lydia Kandou atau Dewi Yul."

Dipikir-pikir iya juga, sih. Terus kita banyak yang tanya pada diri sendiri. Kenapa hubungan mereka yang bukan seumur jagung tidak bisa dipertahankan? Kan, asam garamnya sudah menggunung.

Setelah dengar banyak cerita dan pengalaman orang yang akhirnya mereka memutuskan untuk menyudahi hubungan. Kita pun jadi instospeksi diri pada hubungan yang sedang dijalani sekarang. 

Jujur deh, pastinya kita sering bertanya-tanya pada diri sendiri, kan? Sebenarnya apa sih, yang salah dengan hubungan yang dijalani? Kok, bisa sampai akhirnya harus putus atau selesai begitu saja. Padahal saat itu, hubungan yang dijalani dengan pasangan baik-baik saja.

Mungkin ya, mungkin, kita tidak menyadari bahwa sebenarnya ada hal-hal kecil yang bisa saja terlewat atau tidak masuk hitungan ketika sedang menjalani sebuah hubungan. Istilah kata ngge 'ngeh gitu.

Sehingga akibatnya, kita dan pasangan harus mengakhiri hubungan.

Baca Juga: Jangan pakai 6 alasan ini buat menikah

5 alasan mengapa sebuah hubungan akhirnya tidak bertahan lama bersama pasangan: 

1. Kamu tidak minta apa yang kamu inginkan

Ketika bersama pasangan, pernah nggak kamu tuh, sebenernya kepengin banget dia berbuat sesuatu untuk kamu. Tapi, kamu nggak pernah mengomunikasikan atau mengutarakan pada pasangan.

Kamu tuh, merasa malu atau takut dengan reaksi pasangan kamu. Akhirnya semua keinginan kamu cuma disimpan sendiri.

Ketika kamu berdiam diri dan berpikir bahwa mungkin segala sesuatunya akan berubah. Dan juga mungkin suatu hari pasangan akan mengerti maksud kamu dengan segala sinyal yang kamu berikan.

Please, deh! Memangnya pasanganmu harus selalu mengerti sinyal yang nggak jelas maksudnya itu?

Kalau tidak bicara dan disampaikan apa maksud dan keinginan kamu. Mana bisa dia nyambung dan memenuhi segala keinginan kamu?

Nah, inilah salah satu alasan yang bisa jadi sebuah hubungan tidak bertahan lama.

Baca Juga: 7 cara meluluhkan hati pria ala Desi's Corner

2. Berani mengatakan TIDAK

Tahu kan, people pleaser? Selalu ingin menyenangkan orang lain atau selalu merasa tidak enak kalau menolak dan tidak berani mengatakan 'tidak'.

Padahal mengatakan TIDAK adalah hal penting dalam menjalin sebuah hubungan. Bukan saja sebatas fisik tetapi juga untuk kesehatan mental kamu.

Selalu mengatakan 'ya' untuk menyenangkan pasangan sepanjang waktu dan tidak melakukan apa yang kamu suka karena kamu tidak bisa mengatakan TIDAK.

Hal tersebut bisa membuat kamu jatuh ke dalam lubang yang terlihat semakin dalam dan bahkan dapat membuat depresi karena hubungan yang kamu jalani itu.

Kamu berhak atas diri kamu sendiri. Kalau kamu nggak suka diajak ke pesta karena kamu disana cuma jadi pajangan. Kamu harus berani mengatakan 'tidak' kepada pasangan kamu.

Dan ketika kamu tidak ingin disentuh pada titik tertentu. Kamu juga berhak mengatakan 'tidak'. Meski sudah menjadi pasangan yang sah.

Sentuhan atau hubungan intim pun bisa dikomunikasikan dimana kedua-duanya merasa senang ketika melakukannya. Bukan sepihak.

Seandainya pasangan kamu ingin bekerja lembur hingga larut malam dan itu terjadi bukan sekali atau dua kali. Maka kamu berhak juga mengatakan tidak. Kamu juga perlu diperhatikan. Bukan saja kebutuhan fisik tapi juga lahiriah.

Jika kamu tidak dapat mengatakan ini dalam suatu hubungan. Itu berarti kamu memiliki ikatan yang hampa dan tidak heran kalau pada satu hari tertentu hubungan kamu dan pasangan tidak dapat bertahan lama alias bubar jalan.

Baca Juga: Selembar surat untuk sahabat sejati

3. Tidak menentukan batasan

Penting bagi satu pasangan untuk menentukan batasan dalam sebuah hubungan yang sehat. Ingat, batasan yang dibuat harus dijalankan. Kalau tidak, buat apa membuat batasan?

Kalau kamu membuat batasan lalu tidak melaksanakannya, itu artinya kamu membiarkan pasangan kamu berpikir bahwa keinginan kamu itu tidak serius.

Seperti apa batasan yang harus ditentukan? Ya, kembali lagi kepada kamu dan pasangan. Batasan apa yang perlu disepakati.

Misalnya, batasan meluangkan waktu untuk diri sendiri, meminta bantuan jika dibutuhkan, menyeimbangkan kekuatan agar hubungan tetap erat, berhenti merasa bersalah untuk yang hal yang tidak seharusnya, dan lainnya.

Baca Juga: Romantisme suami pada istri

4. Dunia kamu bukan hanya dengan pasangan kamu saja

Kamu menjadi kuat ketika bersama pasangan. Ini adalah hal yang seharusnya terjadi. Tapi lain hal ketika kamu justru merasa tidak aman ketika bersamanya. 

Kamu merasa kehilangan jati diri kamu. Kamu menjadi pribadi yang berbeda ketika bersamanya. Bukan ke arah positif tapi kebalikannya.

Sebaiknya kamu menyadari hal tersebut. Semua itu adalah pertanda bahwa kamu berada dalam lingkungan yang sangat tidak sehat.

Jika tidak dihentikan, itu artinya kamu membiarkan pasangan mengendalikan hidup kamu yang bahkan mungkin dapat menghancurkan kamu.

Tidak hanya itu, akibat sikap pasangan kamu itu, bisa berdampak pada orang lain di sekitar kamu.

Padahal kesejahteraan emosional kamu adalah tanggung jawab kamu sendiri, bukan tanggung jawab pasangan kamu. Siapa lagi yang lebih mengenal dan menyayangi diri selain diri kita sendiri?

Baca Juga: 9 ciri suami mencintai kita-sampai saat ini

5. Usia tidak menentukan kematangan emosional seseorang

Tingkat kedewasaan dalam diri seseorang merupakan salah satu fondasi dalam menjaga agar hubungan tetap terjalin sehat.

Entah dia sukses, pandai, cakap, dan terampil. Jika sisi emosionalnya tidak dewasa. Hubungan yang harmonis akan susah didapat.

Itulah lima alasan secara psikologis mengapa sebuah hubungan tidak bertahan lama. Apakah Sahabat Desi's Corner mempunyai pengalaman dari salah satu poin diatas?

Atau barangkali mempunyai cerita tentang alasan mengapa salah satu dari pasangan memutuskan untuk mengakhiri hubungan?












Please, Jangan Jadikan 6 Alasan Ini Untuk Menikah Dengan Pasangan

November 30, 2022 7

Alasan menikah harus dianalisis

Mau kilas balik sedikit tentang alasan menikahnya aku. Dan juga berbagi cerita dari para Sahabat Desi's Corner semua. Apa sih, alasan para Sahabat Desi's Corner menikah dengan pasangan? 

Siapa tahu nanti ada yang galau. Dan sedang mencari alasan untuk menikah dengan pasangannya. 

Menikah kan, cukup satu kali. Menurutku alasan menikah bukan hanya karena cinta saja. Meski kalau balik lagi ke agama. Menikah itu karena Alloh dan yang pasti untuk memenuhi perintahnya.

Sebagai pengingat, tulisan tentang alasan menikah dengan pasangan ini, tidak membahas tentang materi, ya.

Baca Juga: 4 kesalahan karir di usia 30-an

Gelisah Tak Kunjung Menikah

Tidak perempuan atau laki-laki, urusan menikah bukan saja menjadi masalah pribadi. Tapi keluarga juga, mau tidak mau mereka ikut terlibat didalamnya.

Buat yang belum dan yang akan mau menikah. Jangan sampai alasan-alasan yang akan dibahas dalam artikel ini, menjadi keputusan untuk menikah. 

Mending nge-jomlo dulu aja, deh, daripada menggunakan alasan-alasan ini. Jangan sampai pernikahan cuma sebatas umur jagung.

Wajar sih, kalau umur sudah masuk usia menikah belum juga naik pelaminan. Lalu kegelisahan dan kegalauan menghantui di setiap mata ingin terpejam.

Apalagi terima undangan pernikahan teman tiap minggu. Atau mengunjungi teman yang baru melahirkan anak. Ditambah sapaan mereka, "Kamu kapan?"

Tinggal ke laut aja deh, yang ada. Senyam-senyum sambil garuk kepala.
Tenang, definisi pasrah jodoh ditangan Tuhan itu. Kalau usaha tetap jalan, doa nggak putus, menaikkan kualitas diri digeber terus. Yakin aja kalau Tuhan sedang mempersiapkan jodoh terindah dan terbaik.
Jadi, sikap yang wajar kalau merasa risih ketika mendengar kabar sahabat, teman, atau kerabat yang akan menikah dengan pasangannya. Kan, Sahabat juga masih usaha. Cuma belum waktunya saja.

Baca juga: Selembar surat untuk sahabat sejati

Apa Alasan Menikah Dengan Pasangan?

6 alasan menikah dengan pasangan yang seharusnya tidak digunakan

Aku menikah dengan almarhum suami tahun 1999. Dengan masa pacaran di SMA selama kurang lebih satu tahun, empat tahun LDR, sisanya tiga tahun lebih sedikit bareng-bareng cari kerja, menabung, dan diapeli seminggu sekali.

Mengenal selama hampir sembilan tahun. Kami rasa cukup untuk melangkah lebih jauh. Cuma itu alasannya agar kami bisa bersama. Cinta.

Tapi, zaman sekarang, semuanya yang makin kesini makin kesana aja. Setiap orang mempunyai kekuatan mental yang berbeda-beda.

Demi menyelamatkan diri dari rasa minder dan desas desus tidak laku karena usia yang kian bertambah. Akhirnya diputuskanlah menikah karena alasan desakan sosial.

Padahal keputusan menikah itu harus dianalisis, di introspeksi, dan dipikirkan dengan cermat oleh kedua pasangan.

Baca juga: Saat ikhtiar dan doa berbeda dengan takdir

Tapi sayangnya, masih banyak orang menikah dengan 6 alasan berikut ini:

1. Tekanan sosial

Ketika semua orang di sekitar Sahabat akan menikah, mau tidak mau pastinya Sahabat akan merasakan banyak tekanan sosial diminta untuk segera menikah.
Buat yang mentalnya kurang kokoh. Perundungan verbal mungkin akan membuat keputusan tergesa-gesa dan tanpa pertimbangan yang matang.
Mencari pasangan itu bukan perkara mudah. Target memang bisa dibuat. Tapi kalau usaha belum membuahkan hasil? Ya, lebih baik tetap menjomlo.

Maka sebaiknya, abaikan saja tekanan sosial yang menghampiri Sahabat. Coba alihkan segala yang menggelisahkan hati dengan hal positif. Atau membuat prestasi yang membuat orang di sekitar Sahabat teralihkan.

2. Desakan keluarga

Selain masyarakat, tekanan dari dalam yaitu keluarga adalah salah satu alasan terbesar mengapa orang menikah dengan seseorang atau orang lain tanpa perhitungan yang masak.

Anggota keluarga mungkin terus-menerus mengejar Sahabat untuk bertemu seseorang. Dan diminta untuk menikah agar mereka dapat hidup tenang dan tidak ada beban lagi.

Mereka tidak bisa melihat santainya Sahabat dengan status jomlo. Sedangkan di sekeliling mereka. Orang-orang seusia Sahabat, rata-rata sudah menikah.

Keluarga ingin Sahabat segera mendapatkan pasangan lalu melepas masa lajang. Sehingga beban mereka dari status Sahabat pun lepas.


3. Pernikahan akan menyelesaikan masalah

Alasan menikah untuk melepas status

Orang yang menikahi pasangannya dengan mentalitas bahwa menikah akan menyelesaikan semua masalah yang ada karena soal status. Ini  adalah salah total.

Pernikahan bukanlah sekedar melepas masa jomlo. Nama yang tercatat resmi, baik dalam agama maupun negara.

Pernikahan adalah menyatukan dua insan yang berbeda karena Allah. Cinta lahir dan batin. Menyelami suka dan duka kehidupan bersama.

Bukan ajang perbaikan yang akan menyelesaikan masalah status kejombloan Sahabat.

Solusi masalah jomblo dengan menikahi seseorang tanpa hati tulus. Justru akan menjadi masalah baru ketika Sahabat Desi's Corner dan pasangan sudah menikah. Karena pondasi awal yang tercipta tidak kuat menopang kehidupan berumah tangga.

Baca juga: Merayakan cinta dengan sahabat sejati

4. Pasangan memberikan ultimatum untuk segera menikah

Kalau pasangan mengajak menikah dan memberi ultimatum, jika tidak menyetujui pernikahan tersebut, lalu pasangan mengancam akan meninggalkan Sahabat. Ini bisa jadi pertanda akan adanya bahaya besar.

Alasan menikah dengan pasangan itu bukan karena paksaan, dipaksa, atau didesak. Sehingga Sahabat merasa tertekan mengiyakan untuk menikah.

Terlebih itu semua datangnya dari pasangan Sahabat sendiri. Kecuali, kalau memang sudah siap secara mental, tidak masalah untuk menerima ajakan tersebut.

5. Menikah menjadi ajang pembuktian diri akan sebuah hubungan

Pernikahan adalah fondasi dasar untuk menciptakan kehidupan sosial dalam lingkup kecil yaitu membangun sebuah keluarga.

Namun untuk mengarah kesana, tidak harus dengan menikah yang bertujuan hanya ingin membuktikan keseriusan hubungan Sahabat dengan pasangan.

Pertama, Sahabat tidak harus membuktikan apa-apa kepada siapa pun. Percaya atau tidak, hidup di zaman sekarang ini. Beberapa orang melihat bahwa pernikahan itu hanya sebagai simbol status.

Dan beberapa lainnya melihat bahwa menikah itu dijadikan sebagai cara untuk berjejaring. Sementara yang lain hanya melihat untuk memvalidasi keberadaan mereka melalui pernikahan.
Landasan menikah sebagai pembuktian sebuah hubungan, sebaiknya tidak dilakukan.
Baca Juga: Lebaran 50:50

6. Menikah agar tidak kesepian

Alasan menikah karena Allah

Alasan macam apa ini? Tapi, memang benar ada, sih. Suka dengar aja alasan menikah dengan pasangan katanya, biar hidup nggak sepi.

Padahal alasan menikah dengan seseorang atau pasangan agar hidup tidak pernah kesepian bukanlah alasan yang baik.

Sikap yang wajar dan normal kalau menjadi jomlo terlalu lama jadi hal menakutkan. Tapi berkomitmen pada seseorang yang tidak terlalu dikenal atau tidak yakin, adalah keputusan yang sangat buruk.

Bagaimana bisa membahagiakan pasangan, kalau diri sendiri saja tidak bahagia?

Kalau Sahabat Desi's Corner, alasan menikah dengan pasangan dulu apa?

Atau mau menambahkan alasan yang tidak boleh digunakan untuk menikah? Barangkali bisa menjadi tambahan buat para pasangan yang akan menikah. Yuk, sharing!