Tuesday, September 29, 2026

6 Tips Meninggalkan Kucing Di Rumah Selama 12 Jam, Cat Lovers Wajib Tahu


Tips meninggalkan kucing di rumah selama 12 jam
Kucing-kucing outdoor yang datang pas jam makan saja. Tapi ada juga yang asli penduduk teras alias nggak pernah pergi jauh dari rumah. (foto: koleksi pribadi)

Buat catatan aja, sih, kalau tips ini khusus Cat Lovers yang akan meninggalkan kucing di rumah yang cuma 12 jam. Jangan lebih ya. 


Punya kucing di dalam rumah bukan berarti kita para Cat Lovers tidak bisa main bebas atau khawatir dengan keadaan mereka selama kita pergi. 


Meski pada akhirnya tak dipungkiri kalau pas pergi main pikiran kita selalu teringat akan mereka terus. Mereka lagi apa? Makanannya cukup atau nggak, apa mereka mengeong terus mencari kita, dan pikiran lainnya yang akhirnya memutuskan untuk pulang cepat. Atau minta tolong tetangga buat liatin keadaan mereka. 


Jujur, aku tuh berat banget ninggalin kucing di  rumah. Jadi galau, resah, gelisah, khawatir. Padahal yang ditinggalkan biasa aja. Udah buru-buru kepengin cepat pulang sampai rumah. Eeh, kucing-kucingnya lagi pada tidur santai. 


Baca Juga: 4 Cara Kucing Memengaruhi Mental Pemiliknya Para Cat Lovers


Meninggalkan Kucing Di Rumah Tanpa Khawatir 

Aku memelihara dan merawat kucing itu hitungannya termasuk baru. Kucing pertama indoor aku yaitu Rembo boleh adopsi di pertengahan tahun 2020. 


Setelah itu lanjut Awan dan Pipin anak-anaknya Rembo di tahun 2022 sampai sekarang. Sedangkan kucing-kucing teras yang 12 ekor dimulai pada tahun 2023. 


Tantangan meninggalkan rumah bukan hanya indoor cat tapi juga outdoor juga alias anabul teras. 


Jadi, bagaimana cara agar kita sebagai Cat Lovers bisa keluar rumah meninggalkan mereka yang cuma 12 jam saja?


Baca Juga: Kamu Cat Lovers? Ini 4 Manfaat Berbicara dengan Kucing yang Bakal Didapat

Ini dia 6 Tips Meninggalkan Kucing Di Rumah Untuk Waktu Singkat Hingga 12 Jam: 

1. Tinggalkan makanan dan air yang cukup

Pastikan makanan yang kucing kita butuhkan tercukupi sebelum pergi. Begitu juga dengan air minum. Kalau punya water fountain dan feed feeder otomatis enak, nih. Bisa setting jam makan anabul dan air minum yang selalu fresh. 


Kalau aku mah, cuma menyediakan dry food dan minum double di dua tempat. Gak ninggalin makan basah (wet food). 


Tapi buat Cat Lovers yang mau menyediakan makanan basah, baiknya sih jangan banyak-banyak. Cukup untuk sekali makan saja, itu juga sekiranya yang bakal dimakan dalam waktu dekat. Gak sampai berjam-jam untuk mencegah basi.  


Pastikan kembali ke rumahnya tepat waktu, ya. Jangan mampir-mampir ke tempat lain. Dikarenakan makanan yang kita sediakan cuma sampai 12 jam saja. Kecuali kamu minta tolong seseorang misal tetangga untuk nengokin rumah buat mengisi ulang makanan mereka. 


Buat informasi aja sih, kalau dry food itu perlu diganti setiap 12 jam. Lebih dari itu kadang ada kucing yang nggak mau memakannya. Kayak Awan dan Pipin, gak sampai 12 jam aja kudu ganti baru. Melempem kan gak enak dimakannya meski gak basi. 


Tips pergi sebentar meninggalkan kucing di rumah

Untuk kucing outdoor atau teras. Biasanya sebelum aku pergi aku menyediakan dry food di 2-3 wadah. Kucing terasku ada 9-12 ekor. Biasa makan sore tuh sekitar pukul 15.30-16.00 gitu. Kalau jam segitu belum sampai rumah, biasa titip Mbak depan rumah buat kasih makan mereka. 


Tapi, pernah juga aku kasih makan mereka pas jam makan malam, pukul delapanan gitu. Gak masalah sih ya, yang penting akses ke air minum ada dan banyak. 


Kalau yang aku baca di beberapa artikel bahwa kucing dapat bertahan tanpa makan 1-2 minggu. Tapi kalau 24 jam tanpa makan bakal berbahaya bagi kesehatan kucing. 


Baca Juga: Cat Lover Wajib Tahu 5 Masalah Kesehatan Kucing Karena AC


2. Bersihkan bak pasir (litter box)

Pastikan litter box dalam keadaan bersih sebelum meninggalkan rumah. Di rumah, Awan dan Pipin mempunyai bak pasir masing-masing. Biar gak rebutan dan gak cepat penuh dengan kotoran. 


Oh iya, pasirnya juga udah ditambahin ya. Jadi gak dangkal-dangkal banget. Kira-kira kedalamannya 3 cm an gitu deh. Maklum kucing kan suka banget gali-gali pasir sebelum pup atau pipis.  


3. Singkirkan segala bahaya

Pastikan semua benda berbahaya bagi kucing, kita simpan jauh dari jangkauan mereka. Seperti: kabel, mainan dengan tali, makanan manusia, obat-obatan, produk pembersih, tanaman beracun. Dan hal-hal berbahaya lainnya yang bisa dijadikan mainan atau dimakan kucing kita.  


Baca Juga: Merawat Tanaman Daun Mint Agar Tumbuh Lebat


4. Tinggalkan beberapa mainan untuk mereka

Penting untuk memastikan kucing kita memiliki banyak hal untuk menghibur mereka sendiri saat kita pergi. 


Bosan dan jenuh tanpa kehadiran babunya di rumah, bakal bikin mereka makan berlebihan. Dan buruknya mereka akan mencari pelampiasan dengan merusak perabotan rumah. 


Jadi, tinggalkan beberapa mainan kucing yang aman. Sehingga mereka bisa menghabiskan waktu dengan bermain (misalnya, bola ping pong, mainan kucing dengan catnip, karton box, dan lainnya). 


Pastikan tidak ada benda dengan tali yang bisa menjerat mereka. Ada juga tuh, mainan yang bisa diisi makanan. Dan kalau mereka goyang-goyang itu mainan bakal mengeluarkan makanannya. Mainan ini selain menghibur juga membuat kucing kita berolahraga tubuh dan pikiran. 


Baca Juga: Simak 6 Manfaat Memelihara Kucing yang Harus Sahabat Tahu


5. Sediakan tempat persembunyian dan tempat bertengger

Jika kucing kita merasa cemas ketika ditinggal sendirian, atau jika ada sesuatu yang membuat mereka stres saat kita pergi, berikan mereka tempat persembunyian dan tempat bertengger yang tinggi di sekitar rumah. 


Tips meninggalkan kucing sendiri di rumah

Bersembunyi dan naik ke tempat tinggi membantu kucing merasa aman dan tenang. Tinggalkan beberapa kotak kardus untuk mereka dan kosongkan beberapa rak yang menempel di dinding atau letakkan kursi tinggi dekat jendela. Mereka bakal suka melihat keluar jendela untuk menghibur diri mereka sendiri. Kalau di rumah ada tangga, itu juga bisa buat bertengger kucing.


6. Periksa titik keluar/masuk

Jika kucing kita biasanya tidak keluar, pastikan semua jalur pelarian, seperti jendela dan pintu, ditutup rapat. Tapi jika kucing terbiasa memiliki akses ke luar ruangan, pastikan pintu itu berfungsi dengan baik sebelum kita pergi. 


Jika pintu tidak berfungsi atau tidak dapat dibuka. Kucing akan stres. Pintu kucing sangat ideal untuk memungkinkan kucing bisa masuk dan keluar sesuka hati.  


Kalau aku tidak perlu khawatir dengan kucing terasku. Mereka memang kucing outdoor. Jadi kalau ditinggal pergi, aku santai. Sedang untuk Awan dan Pipin full seratus persen kucing indoor. Jadi pintu, jendela, selalu dipastikan ditutup jika aku keluar rumah. 


Kalau Sahabat Desi's Corner punya tambahan tips lain kalau mau meninggalkan kucing di rumah, boleh dong berbagi di kolom komentar. Terima kasih sebelumnya. 




No comments:

Post a Comment